Tips Cara Lindungi Margin : Gunakan Stop Loss

Sebagai seorang trader, kita pasti sering mendengar ungkapan dan warning, gunakan stop loss untuk meminimalisir kerugian. Namun pada praktek kenyataannya, judul diatas hanya sering jadi slogan tanpa pernah kita praktekkan. Padahal sebenarnya kita mengerti bahwa hal tersebut sangat penting. Tidak hanya pemain trading baru, bahkan para trader kawakanpun juga terkadang menyepelekan fitur tersebut (Stop Loss), Padahal kita sadar tanpa fitur dari stop out atau stop loss, maka dana di akun kita dapat dipastikan tidak akan bertahan lama alias lost habis.

Teknik dan strategi terbaik yang seperti apapun, tanpa menggunakan sabuk pengaman atau stop out yang harusnya memberi sinyal “kapan kita berhenti dan keluar market bila arah trading tidak sesuai planing dan analisa kita” akan menjadi sistem yang malah merugikan bisnis trading yang kita jalani. Kita pasti pernah menginginkan dapat mempunyai sistem trading yang sempurna yang tidak ada history dengan hasil minus atau loss dalam setiap transaksi trading. Dan hal tersebut nampaknya adalah mustahil.

Oke, kita akan terlebih dahulu membahas kerugian apa yang akan dihadapi, jika kita tidak menggunakan sabuk pengaman alias stop loss saat trading. Banyak trader yang hanya membuka posisi trading dan mengira-ngira waktu akan melakukan stop loss manual, atau bahkan ada juga trader yang tanpa menggunakan stop loss saat trading. Dan ini sangat berbahaya, kadang pergerakan candle bisa dalam beberapa menit lari jauh hingga membuat dana menjadi loss dan terkena margin yang berakibat penyesalan saat kena margin call ketika trading.

Keuntungan dari penggunaan Stop loss adalah untuk memberikan ruang jika harga mulai bergerak liar naik turun secara cepat dan flukulatif. Dengan memasang stop loss maka anda dapat terhindar dari kerugian yang sangat banyak saat trading. Karena perlu kita ketahui ada jutaan trader yang menyesal tidak memasang stop loss saat trading, yang berakibat dana mereka habis bahkan hanya beberapa hari atau jam ketika trading tidak sesuai planing dan pergerakan harga melesat jauh dari yang diprediksikan. Bila itu terjadi hanya penyesalan saja yang dirasakan dan bahkan ada sebagian dari trader yang gagal tersebut menganggap forex trading merupakan penipuan, padahal kesalahan jelas ada pada diri mereka sendiri.


Baiklah, sekarang apa pelajaran yang bisa kita ambil dari contoh ilustrasi diatas? ya benar sekali, bila kita sudah paham dan mengetahui sebenarnya apa fungsi stop loss, yang ternyata berfungsi untuk meminimalkan resiko di setiap posisi trading, maka sebaiknya anda selalu memasang stop loss dan menentukan nilai stop loss, yang nantinya akan memproteksi dana kita saat terjadi perubahan pergerakan pasar yang berlawanan. Jadi ketika anda akan memasuki pasar, lakukan analisa terlebih dahulu lalu tentukan titik stop loss yang anda yakini . Percaya diri, jangan takut memasang stop loss, jangan takut menyiapkan kerugian saat trading, karena dengan stoploss dijamin anda akan terus survive trading dan mendapatkan profit dalam bisnis forex trading.