Meraup Untung Dari Analisa Forex Teknikal

Mendengar analisa forex, apa yang terpikirkan oleh Anda? Kebanyakan trader merasa minder saat mengenal istilah-istilah dalam dunia trading. Hal ini diperparah dengan materi seputar forex yang kerap membuat kepala pusing 7 keliling. Jangankan mempelajari analisa pasar, belajar pengetahuan dasarnya saja membingungkan. Kondisi seperti ini memang umum dirasakan, terutama oleh para masyarakat awam.

Mereka yang baru pertama kali berkecimpung di dunia trading harus dihadapkan pada situasi yang sulit. Biasanya hal tersebut dipicu oleh broker yang kurang ahli atau mumpuni. Padahal memilih broker jadi satu dasar sebelum memulai trading forex. Selain itu, mempelajari analisa pasar juga akan membantu Anda menambah pundi-pundi investasi. Lalu bagaimana caranya bisa menguasai teknik analisa hanya dalam sekejap

Dalam trading, ada 3 teknik analisa forex yang sering digunakan, yakni teknikal, sentimen, dan fundamental. Sebagai trader, Anda harus menguasai ketiga teknik tersebut agar proses transaksi lebih lancar. Dan tentunya Anda bisa menentukan order beli atau jual dalam transaksi pasar. Mempelajari ketiga analisa ini juga membantu mengasah insting Anda dalam trading. Pasalnya, trading bukanlah transaksi jual beli yang stabil, sehingga butuh pengalaman.

Konsep Dasar Analisa Forex Teknikal

Artikel ini akan membahas analisa teknikal untuk membaca pergerakan pasar. Trader berusaha memahami serta mempelajari setiap pergerakan harga yang terjadi. Pada analisa ini, trader akan berpegang teguh pada grafik yang ada. Biasanya trader akan mengulik pergeseran harga dari waktu ke waktu dengan melihat kondisi serta potensi yang ada. Dengan harapan pergerakan tersebut akan terjadi lagi di kemudian hari.

Para trader meyakini sejarah bakal terulang kembali. Dari sinilah grafik yang ada dipelajari dan diulas untuk memprediksi transaksi forex di pasar. Teknik ini masih bersifat subjektif, sehingga perlu kecermatan tersendiri. Jika ada 2 trader yang menggunakan teknik sama, belum tentu hasilnya tetap sama juga. Ada faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian para trader. Itulah mengapa dibutuhkan ketelitian dalam membaca grafik serta kondisi sosial masyarakat.

Sama halnya dengan teknik lain, analisa forex juga menggunakan istilah-istilah khusus. Anda akan sering mendengar istilah seperti Bollinger bands, Fibonacci, dan Pivot points. Tiga istilah ini paling sering dilontarkan oleh para trader yang menggunakan teknikal. Sederhananya, teknik analisis ini bertumpu pada tren pasar yang tengah terjadi. Trader mencari peluang untung dari tren grafik dengan melihat naik turunnya.

Saat menentukan pergeseran harga, trader akan mencari grafik dengan pola yang mirip. Grafik tersebut dianalisis untuk mencari tahu kemungkinan harga sekarang. Untuk dapat menguasai teknikal, trader setidaknya mengetahui 3 konsep penting. Yaitu konsep dasar menganalisa grafik, resistensi dan penahan, serta tren pergerakan harga. Konsep dasarnya sendiri sudah kita bahas pada sub pembahasan ini.

Poin terpenting disini adalah mengetahui pergerakan grafik bukan faktor penentu. Artinya Anda tak harus mencari tahu mengapa harga bisa berubah, apa yang terjadi, dan lain sebagainya. Cara bekerja analis teknikal berbeda dengan fundamental. Berita apapun terkait perekonomian tak akan mempengaruhi langkah yang akan diambil oleh para analis teknikal. Alasan inilah yang membuat banyak trader memilih analisa forex teknikal daripada fundamental dan sentimen.

Tren Pergerakan Harga

Berbicara soal analisa teknikal forex, kita akan membahas tren yang tengah berlangsung. Tren yang dimaksud adalah pergerakan harga pada kurun waktu tertentu. Dikenal 3 tren dalam teknikal, yakni naik, turun atau flat. Arah tren turut mempengaruhi transaksi yang Anda lakukan. Mudahnya begini, Anda akan melakukan pembelian, jika tren menunjukkan uptrend atau naik. Begitu pula sebaliknya, saat grafik tren terlihat menurun, amannya Anda akan menjual investasi forex.

Sedangkan tren flat atau sideways memberi Anda 2 pilihan. Apakah ingin menjual atau membeli dan melihat pergerakan harga selanjutnya. Amannya, trader akan bertahan melihat pergerakan harga lebih jelas. Kebanyakan trader merasa mampu membaca pergerakan pasar, tetapi ternyata arah grafik berubah. Hal inilah yang menuntut trader lebih terbuka membaca peluang. Prinsip dasar analisa forex seperti sejarah terulang kembali dapat menjadi patokan.

Sama halnya dengan fashion, harga juga mengikuti tren yang berkembang. Sebisa mungkin ikuti perubahan tren untuk memperkirakan pergeseran harga. Cara tersebut akan sangat membantu Anda mengidentifikasi pasar trading. Dan tentunya akan membuka peluang lebih lebar guna meraih keuntungan besar. Percaya atau tidak, banyak trader yang memanfaatkan perubahan tren dalam melakukan analisa pergerakan harga.

Support Dan Resistance

Selanjutnya ada konsep support dan resistance juga akan membantu para trader menentukan jual atau beli. Disini, trader menguatkan analisa indikator forex dengan melihat beberapa faktor lainnya. Biar lebih mudah dipahami, konsep ini menahan laju pergerakan harga. Bila Anda perhatikan, grafik pergerakan harga tidak selamanya naik atau turun. Terkadang posisinya berada di garis lurus atau berhenti bergerak. Titik inilah yang dinamakan “penahan” dalam pergerakan pasar trading.

Support ditandai dengan berhentinya harga turun dari posisi sebelumnya. Sedangkan resistance sebaliknya, yakni menahan harga naik terlalu tinggi. Satu pertanyaan yang paling umum dilontarkan oleh trader adalah posisi tepat untuk sell dan buy. Melihat konsep support dan resistance, tentu sangat jelas kapan Anda harus membeli atau menjual. Saat harga berada di posisi support, Anda bisa melakukan pembelian, berlaku kebalikannya.

Meskipun konsep ini umum digunakan dalam analisa forex, tapi belum tentu berlaku mutlak. Ada saatnya pergerakan harga tidak memperlihatkan titik berhenti atau tertahan. Bisa saja pasar benar-benar jatuh dan naik dengan tak terkendali. Oleh karena itu, bekali diri Anda dengan berbagai aspek lain yang membantu membaca pergerakan pasar. Termasuk konsep analisa lain yang dikenal dalam dunia trading, yakni fundamental dan sentimen.

Seperti yang telah disebutkan di atas, 3 teknik analisa ini bekerja bahu-membahu. Selama trader bisa menggunakan ketiganya, maka hasil prediksinya jauh lebih tajam. Trader akan mudah menghindari kerugian dalam transaksi trading. Tak hanya itu, trader tidak mudah tergiur iming-iming broker dalam transaksi. Mudahnya, memahami ketiga konsep analisa forex mencerdaskan dan memudahkan langkah para trader di pasar.

Kesimpulan Dari Analisa Forex

Trading forex merupakan salah satu investasi dengan peluang resiko tinggi. Para pemula diharapkan sudah membekali dirinya dengan pengetahuan dasar seputar dunia trading. Kesalahan para trader saat ini adalah malas mencari tahu serta mempelajari analisa forex. Padahal informasi tersebut termasuk hal mendasar yang harusnya sudah dipahami. Sehingga tidak mempersulit langkah para trader dalam melakukan proses jual maupun beli.

Jika dirasa sulit memahami semua konsep dan teknik analisa forex yang ada, cobalah menguasai satu diantaranya. Pelajari seluk-beluk hingga celah yang bisa dimanfaatkan untuk meraih keuntungan besar. Dengan begini, para trader dapat meminimalisir kerugian yang diderita dari salah langkah di kemudian hari. Tak cuma itu, trader paham harus bermain di pasar yang mana dan melepas investasi yang mana. Langkah-langkah kecil tetapi berarti semacam inilah yang sering luput dari perhatian siapapun.