Mengenal Pola Candlestick, Pengertian, Cara Membacanya

Image result for pola candlestick"

Ada banyak istilah yang harus diketahui oleh trader untuk mendapatkan profit besar dalam bermain trading. Termasuk juga analisis-analisis yang harus dikuasai. Salah satu yang mungkin menjadi pertanyaan para trader pemula adalah pola candlestick. Istilah ini cukup sering didengar, apalagi yang menyangkut dengan membaca analisis bermain trading forex.

Cara Memaksimalkan Trading Dengan Menggunakan Pivot Point

Secara sederhana, merupakan grafik yang menunjukan pergerakan harga mata uang virtual. Melalui pergerakan ini, trader bisa membaca pergerakan harga. Sehingga kemampuan untuk membaca pergerakan harga ini harus dimiliki oleh trader. Namun, apa sebenarnya itu? apa saja jenisnya dan bagaimana cara untuk membaca grafik tersebut untuk trader pemula? Berikut ini adalah ulasannya.

Mengenal Pola Candlestick dalam Trading Forex

Apa yang pertama kali Anda pikirkan saat mendengar kata ini? mungkin yang pertama terpikirkan adalah sebuah tongkat silinder yang bisa menjadi penerang saat listrik. Namun, hal tersebut tidaklah salah karena dalam trading forex penyebutan ini memang berasal dari bentuknya yang mirip.

Dalam trading sendiri, merupakan  chart atau jenis grafik harga mata uang virtual untuk membaca dan memetakan pergerakan harga di pasaran secara teknikal. Grafik harga ini pertama kali ditemukan oleh munehisa Homma.

Ia merupakan seorang pedagang asal jepang yang menulis buku “San-en Kinsen Hiroku” pada tahun 1755. Buku tersebut merupakan buku pertama kali di dunia yang membahas mengenai psikologi pasar. Ia mengklaim bahwa psikologis pasar adalah sesuatu yang penting dalam kesuksesan bermain trading. Karena emosi mempunyai pengaruh besar dalam menentukan harga.

Homma menulis bahwa saat semua orang bearish, ada alasan untuk harga mengalami kenaikan, begitu juga sebaliknya. Saat semua orang optimis harga mengalami kenaikan, maka ada alasan harga akan turun.

Analisa teknikal yang ditemukan oleh Homma kemudian dikembangkan oleh berbagai pakar pada tahun 1900. Sementara itu penggunaan pola candlestick lengkap di sebarluaskan dan disempurnakan oleh Steve Nison dalam buku-bukunya. Kemudian istilah ini banyak digunakan hingga sekarang untuk menganalisa pergerakan harga forex, saham, komoditas dan lain sebagainya.

Elemen Candlestick Dalam Trading Forex

Grafik harga ini memiliki elemen-elemen yang membentuknya. Untuk membuat grafik tersebut, trader harus mempunyai data harga entry atau open position, harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Data tersebut biasanya dikenal dengan OHLC yaitu Open, High, Low dan Close. Data dalam satu periode tersebut yang akan membentuk satu pola candlestick akurat secara utuh.

Image result

Terdapat dua elemen yang membentuk satu candle, yaitu body (bagian tengah) dan shadow atau tail (garis tipis yang terletak di bagian atas dan bawah body). Warna dari candle sendiri bisa diubah sesuai dengan keinginan trader. Yang terpenting trader dapat membaca graaik tersebut. Umumnya trader menggunakan warna merah dan hijau. Meskipun memahami candle cukup sulit, namun seiring berjalannya waktu pemahaman tersebut akan terus terasah.

Jenis Pola Candlestick Trading Forex

Grafik pergerakan harga dalam trading forex ini akan membentuk polanya sendiri. jika disederhanakan, terdapat 3 jenis pola yang dibentuk oleh candle. Trader pemula atau profesional wajib untuk mengetahui pola-pola ini agar memudahkan dalam membaca pergerakan harga. Apa sajakah jenis pola yang dibentuk oleh candle dalam trading forex? Berikut ini adalah jenis-jenisnya.

Pola Candlestick Single

Seperti namanya, pola ini terdiri dari satu ruas saja alias single atau tidak berpasangan. Karena itu candle ini merupakan yang paling mudah untuk dilihat. Pola ini dibagi-bagi lagi menjadi beberapa bagian. Setidaknya, ada tujuh pola yang termasuk ke dalam pola grafik single ini, yaitu Spinning Top, Marubozu, Doji, Hammer, Hanging man, Inverted Hammer dan Shooting Star.

Pola Candlestick Double

Berbeda dengan pola single, dalam model double ini trader tidak hanya memperhatikan satu candle saja. namun juga terdapat ruas candle lainnya di sebelah candle tersebut. Banyak sekali pola yang termasuk dalam model double ini, namun yang paling mempunyai kemiripan dan dikenal adalah model double yang memiliki sifat engulfing atau menelan.

Image result for

Beberapa jenis pola yang termasuk dalam modal double adalah bullish engulfing, bearish engulfing, tweezer bottoms dan tweezer tops dan pola harami.

Pola Candlestick Triple

Tidak jauh berbeda dengan namanya, candle ini merupakan grafik harga yang hadir dalam tiga candle dan memiliki karakter tertentu. Namun, kehadiran model triple ini tidak perlu dikhawatirkan karena tidak mencerminkan kondisi pasar yang sedang tidak seimbang. Malah kehadiran model triple akan membantu trader dalam membaca kondisi pasar dan pergerakan harga.

Candle triple memang memiliki kerumitan sendiri, namun karena hal tersebutlah candle ini memiliki akurasi yang tinggi. ada beberapa candle triple yang populer di kalangan trader, antara lain evening star dan morning star, three white soldier dan three black crows dan three inside up dan three inside down.

Membedakan jenis-jenis pola candlestick yang paling menguntungkan tersebut mungkin awalnya akan sangat membingungkan. Namun, seiring dengan seringnya trader melakukan bid dan ask, maka trader dapat memahami grafik tersebut. memahami grafik pergerakan harga akan sangat membantu trader dalam membaca perubahan harga dan pasar. Sehingga trader bisa mendapatkan profit yang besar.

Tips Membaca Pola Candlestick Trading Forex

Membaca dan memahaminya bagi trader pemula mungkin akan terasa kesulitan. Namun, bukan berarti menguasai candle adalah hal yang mustahil. Berikut ini ada beberapa tips yang harus dipahami oleh trader untuk melakukan analisa. Apa saja tipsnya?

Perhatikan Ukuran Badan Candle

Ukuran badan (body) tentu memiliki artinya sendiri, trader perlu memperhatikan ukuran candle yang terbentuk.

Image result for Pola Candlestick Double"

Panjang badan candle menggambarkan kekuatan  dalam satu pihak dan durasi pergerakan harga dalam candle tersebut, ukuran badan yang memanjang memiliki arti momentum yang menguat dan badan mengecil berarti momentum yang bertambah lambat.

Perhatikan Panjang Sumbu (Wick)

Volatilitas perubahan harga dapat dilihat melalui sumbu candle. Selain itu, terdapat informasi yang ada pada sumbu candle ini, antara lain, sumbu panjang mengindikasikan pergerakan harga cepat namun terdapat penolakan karena perlawanan dan sumbu panjang mempunyai arti volatilitas yang meningkat.

Rasio Panjang Badan dan Sumbu

Tidak hanya panjang badan dan panjang sumbu saja yang memiliki arti tertentu, namun rasio panjang antara keduanya juga mencerminkan kondisi pergerakan harga mata uang virtual. Trader harus memperhatikan berapakah rasio antara panjang badan dan sumbu tersebut?

Image result for Pola Candlestick Double"

Badan candle yang lebih panjang dengan sumbu kecil mengindikasikan trend yang sedang tinggi. sementara itu badan candle akan mengecil dan sumbu memanjang saat pasar sedang dilanda ketidakpastian.

Posisi Badan Candle

Posisi badan pola candlestick juga tidak boleh luput dari perhatian trader, posisi candle yang berada di salah satu ujung sumbu yang memanjang berarti sebuah perlawanan. Sedangkan candle dengan posisi di tengah sumbu menggambarkan ketidakpastian pasar.