Belajar Cara Analisa Teknikal Forex Paling Akurat

Cara Analisa Teknikal Forex Paling Akurat

Membaca judul diatas, seolah olah kita akan diberikan salah satu cara melakukan analisa teknikal forex yang paling akurat dan tepat, benar bukan? hehehe.. Perlu kita jelaskan terlebih dahulu bahwa sebenarnya tidak ada cara analisa teknikal forex paling akurat 100%, namun seorang trader tentu saja bisa mengusahakan untuk melakukan analisa agar bisa mendekati gambaran yang akurat. Faktor yang perlu diperhatikan untuk melakukan analisa teknikal agar bisa akurat adalah memahami kondisi market dan juga memilih indikator dengan tepat.

Terdapat 4 kondisi market yang biasanya akan terjadi pada forex market. Setiap 1 cara analisa, tidak bisa berhasil pada kondisi ini, sehingga agar bisa mendapatkan analisa yang mendekati akurat Anda bisa menggunakan cara analisa pada 1 kondisi market saja.

Kondisi Market Swing

Pada kondisi ini market atau pasar sedang melakukan pergerakan bolak balik dengan mendatar, sehingga biasanya akan terlihat seperti lorong. Pada tiap sisi atas dan juga bawahnya akan menjadi area resistance dan juga support. Saat kondisi ini, merupakan cara paling tepat untuk trading dengan cara scalping atau membeli pada area support serta menjual pada area resistance.

Sedangkan pada arah market selanjutnya, Anda bisa melakukan prediksi dengan menerapkan indikator pembalik seperti stochastic oscillator yang nantinya akan memberikan signal pada area resistance dan juga support. Pada umumnya arah market selanjutnya dapat Anda ketahui dari posisi stochastic dan juga grafik. Apabila grafik ada pada area support maka selanjutnya arah nya akan naik, tapi jika grafik ada pada area resistance maka market akan menurun.

Setelah Anda mengetahui perkiraan arah market, fokus selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mencari titik entri pada area support dan resistance. Berikut adalah gambaran analisa yang dapat digunakan:

  • Membuat garis resistance dan support lebih dulu.
  • Kemudian memasang indikator stochastic agar bisa memberikan signal masuk pasar.
  • Titik entri adalah saat candlestick mulai membentuk suatu pola reversal dan juga stochastic yang akan menunjukan kondisi oversold atau pun overbought.

Kondisi Break atau Volatile

Kondisi pasar yang dalam keadaan break merupaka suatu kondisi dimana pasar baru menghancurkan bagian pembatas, sehingga tenaga pasar akan semakin membesar. Oleh sebab itu saat kondisi break kondisi harga akan melaju dengan cepat. Pergerakan pasar pada kondisi break sudah bisa diketahui yaitu saat candle melakukan break merupakan bullish, makah pergerakan arah selanjutnya adalah naik. Namun jika ternyata candle yang break adalah bearish, maka selanjutnya arah pergerakan nya adalah turun. Sehingga dengan demikian analisa nya akan lebih berfokus pada pencarian titik untuk bisa masuk pasar dengan kondisi yang paling tepat.

Kondisi Pasar Jenuh

Pasar dalam kondisi jenuh merupakan keadaan seolah pasar tidak bisa bergerak lebih jauh lagi, akibatnya kemungkinan besarnya pasar akan kembali berbalik arah. Kejadian balik arah merupakan daerah open posisi yang memiliki resiko cukup minim. Indikator paling tepat yang bisa Anda gunakan dalam kondisi ini adalah saat indikator jenis oscillator contohnya RSI.

Kondisi Pasa Chaos

Kondisi pasar saat dalam keadaan chaos akan sangat sulit untuk bisa diprediksi, sebab arah nya tidak akan menentu. Namun sebagai trader, Anda masih bisa menentukan kemana arah saat akan terjadi konvergen. Biasanya arah pasar baru bisa diketahui saat terjadi konvergen dan indikator yang akan digunakan seperti RSI, MACD, William % range, MFI atau juga stochastic.

Itulah pembahasan mengenai cara analisa teknikal forex paling akurat. Pelajarilah dengan baik 4 kondisi pasar diatas, agar Anda bisa mendapatkan prediksi akurat menurut analisa Anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *